Setelah beberapa minggu, akhirnya server yang baru online juga. Kendalanya yaitu tidak bisa melakukan komunikasi dari dmz ke net dan sebaliknya. Coba terus melakukan pengecekan konfigurasi sistem, maupun aplikasi dengan melakukan dengan khitmad. Namun, beberapa kali tetap tidak berhasil. Karena sistem operasi yang digunakan baru, jadi masih sedikit masih membutuhkan penyesuain perilaku. Akhirnya, sabtu kemarin sempat mampir dan meneruskan pekerjaan yang tertunda tadi – meskipun akhirnya meninggalkan kumpul bareng dengan kawan-kawan Medan Linux di Speedy Learning Center Mongonsidi dengan tema “Sharing Internet & Firewall di Linux”. Sorry bro.
Ternyata biang kerok selama ini adalah berada di sisi Cisco, daftar arp-nya masih menggunakan alamat mac address server yang lama, akhirnya dengan melakukan restarting perangkat – komunikasi berjalan lancar. Sayangnya belum tahu cara updating arp tanpa harus merestart perangkat cisco. Ada yang tahu? Kalau ngak besok pagi dicari tahu ya? Sekarang waktunya tidur!
cico#sh arp
Protocol Address Age (min) Hardware Addr Type Interface
Internet 202.152.x.x – 0006.53be.8391 ARPA FastEthernet0
Internet 202.152.x.x 133 001c.c01e.0123 ARPA FastEthernet0
Internet 202.152.x.x 42 001c.c01e.0122 ARPA FastEthernet0
Internet 202.152.x.x 132 001c.c01e.0911 ARPA FastEthernet0
Internet 202.152.x.x 133 001c.c01e.0113 ARPA FastEthernet0
Internet 202.152.x.x 132 0050.2d00.1211 ARPA FastEthernet0
Internet 202.152.x.x 132 001c.c01e.0122 ARPA FastEthernet0
Belum tidur, dah ketemu salah satu caranya:
cisco#clear arp
bukannya bang zulkarman jagoan cisco, tanya-tanya lah ke dia!
Pada beberapa case yang pernah saya temui, “cisco# clear arp” tidak berhasil menghapus entry arp yang “Incomplete”. Setelah dihapus manual “cisco# clear arp-cache interface…” barulah berhasil update.
atau di restart aja sekali ya Pak. Saya sih ngak sempat melakukan 2 perintah diatas. Tapi, jurus restart device. Paling ampuh.